Dispar Sultra Dorong Pengembangan Ekonomi Digital

- Kamis, 21 Juli 2022 | 19:32 WIB
Suasana Workshop Pengembangan Ekonomi Digital dan Produk Kreatif pada Rabu (20/7/2022) yang digagas DIspar Sultra bersama Kemnparekreaf
Suasana Workshop Pengembangan Ekonomi Digital dan Produk Kreatif pada Rabu (20/7/2022) yang digagas DIspar Sultra bersama Kemnparekreaf

 

VICTORYNEWS, SULTRA - Pandemi Covid-19 memunculkan trend media digital di berbagai aspek kehidupan. Merespons hal tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI melalui Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Workshop Pengembangan Ekonomi Digital dan Produk Kreatif pada Rabu (20/7/2022).

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, H. Belli mengatakan, kegiatan workshop ini dimaksudkan  menyamakan persepsi dalam pengelolaan pariwisata setelah pandemi Covid-19.

"Kita menyamakan persepsi bagaimana membangkitkan ekonomi kreatif pasca Covid-19 karena sektor pariwisata jadi salah satu yang terdampak kemarin," terang Belli di salah satu hotel Kota Kendari.

Sebagai langkah adaptasi setelah pandemi Covid-19, pelaku ekonomi kreatif diharapkan dapat segera memasuki ekosistem digital atau go online. Pemerintah menargetkan pada tahun 2024 terdapat 30 juta industri kreatif yang masuk ke ekosistem digital.

Baca Juga: Pj Sekda Sultra Apresiasi Keterlibatan Perusahaan Sediakan 1.828 Lowongan Kerja

Penggunaan media digital turut meningkat secara signifikan selama pandemi COVID-19. Berdasarkan data dari YouGov, yang dikutip Facebook for Business, penggunaan media sosial naik hingga 38% selama pandemi COVID-19.

Angka tersebut selayaknya ditangkap sebagai peluang bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia untuk melakukan digitalisasi.

Dikutip dari Outlook Pariwisata & Ekonomi Kreatif Indonesia 2020/2021, data menunjukkan bahwa estimasi pertumbuhan pekerja sektor ekraf di Indonesia -2,49%.

Halaman:

Editor: Darmono Djunuhi

Terkini

X